Wisata

Media Wisata AS Sarankan Bali untuk Tidak Dikunjungi pada 2020

Selasa, 19 November 2019 | 18:45 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, NASIONAL.
Fodor's Travel, media wisata asal Amerika Serikat meluncurkan daftar destinasi untuk dikunjungi dan lebih baik dipertimbangkan untuk tidak dikunjungi pada 2020. 

Pilihan Redaksi

  • Hotel di Senggigi Gelar Kompetisi Barista Gaet Wisatawan
  • Palangka Raya Ingin Membuat Kampung Wisata di Bali
  • Gubernur Koster Apresiasi Munas KAGAMA Tunjang Pariwisata Bali
  • Dalam daftar destinasi yang lebih baik dipertimbangkan untuk tidak dikunjungi pada 2020 atau No List, Fodor's Travel mencantumkan Bali sebagai salah satu destinasi dalam daftar tersebut.  
    "Bali, pulau yang paling banyak dikunjungi di Indonesia telah menderita efek pariwisata massal dalam beberapa tahun terakhir, sampai pemerintah menarik pajak turis untuk membantu memerangi efek (pariwisata massal) terhadap lingkungan," Seperti dikutip Kompas.com dari situs Fodors.com. 
    Fodor's Travel menyebutkan, Bali pada 2017 dideklarasikan sebagai kawasan darurat sampah lantaran terlalu banyak sampah plastik di pantai dan perairan. 
    "Badan Lingkungan Hidup Bali mencatat bahwa pulau itu menghasilkan 3.800 ton sampah setiap hari, dengan hanya 60 persen berakhir di tempat pembuangan sampah. Sebuah pengamatan yang jelas bagi siapa pun yang mengunjungi pulau itu," tulis Fodor's Travel. 
    Hal lain yang menjadi fokus Fodor's Travel adalah kelangkaan air bersih di Bali karena pembangunan vila dan lapangan golf yang berdampak pada petani lokal. Juga perilaku turis yang tidak senonoh, terutama di kawasan suci pusat peribadatan, membuat pihak berwenang di Bali berupaya membuat peraturan dan pedoman. 
    "Wisatawan yang mengunjungi situs-situs keagamaan dengan mengenakan pakaian renang, memanjat situs-situs suci, dan umumnya tidak menghormati adat dan norma budaya," tulis Fodor's Travel.  

    Penulis : Media Network

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Media Wisata AS Bali Tidak Disarankan 2020



    Wisata Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending Wisata

    Berita Bali TV